simple family
17 May
Teh memang dapat memberikan manfaat bagi para peminumnya, tetapi ada juga beberapa orang tertentu yang dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi teh terlalu banyak karena bisa menjadi bumerang bagi kesehatannya.
Orang-orang tersebut adalah:
1. Ginjal terganggu
> Pasien yang fungsi ginjalnya tidak baik dan tak dapat menahan kencing atau
inkontinensia karena teh berfungsi melancarkan pembuangan air kemih.
Banyak minum teh mengganggu fungsi ginjal, sehingga akan semakin memberatkan penyakit pasien tersebut.
2. Wanita hamil
> Wanita yang sedang hamil membutuhkan berbagi macam gizi untuk menyuplai kebutuhan metabolisme tubuhnya dan juga janin dalam kandungannya.
Kalau ia terlalu banyak minum teh, maka zat tanin atau samak dalam teh dapat
bersenyawa dengan zat besi dalam makanan yang dikonsumsinya menjadi semacam kompon yang tidak diserap oleh tubuh. Ini selain dapat mengakibatkan anemia dan kekurangan zat besi pada wanita hamil, juga dapat mengakibatkan janin dalam kandungan menjadi kekurangan zat besi bawaan Sehingga setelah lahir bayi juga akan menderita anemia dan kekurangan zat besi.
3. Ibu menyusui
> Wanita yang sedang menyusui sebaiknya tidak minum teh kental. Hal ini
karena salah satu dari zat dalam teh (kafein) bisa mempengaruhi pengeluaran air susu, sehingga ASI menjadi berkurang, selain itu kafein juga bisa masuk kedalam tubuh bayi melalui air susu yang dapat mengakibatkan usus bayi menjadi kejang, sehingga bayi akan menangis tak henti-hentinya.
4. Demam
> Untuk orang yang sedang menderita demam minum teh bukannya dapat menurunkan suhu badannya tetapi justru akan meningkatkan suhu panas tubuhnya. Hal ini dikarenakan theophyline yang terkandung dalam teh dapat meninggikan suhu badan, bahkan membuat fungsi obat penurun suhu badan menjadi hilang atau berkurang.
5. Lemah saraf dan insomnia
> Para penderita penyakit ini sebaiknya tidak minum teh karena hanya akan semakin memperparah penyakitnya. Hal ini disebabkan kandungan kafein dalam teh dapat mengakibatkan bergairahnya sistem saraf dan menaikkan metabolisme dasar, sehingga akan membuat semakin sulit tidur dan merasa gelisah.
6. Penderita kurang darah
> Zat besi dalam makanan memasuki saluran pencernaan dalam bentuk feros
hidrosida koloid. Zat besi dalam bentuk koloid ini tidak dapat diserap tubuh secara langsung. Ia harus melalui peran getah lambung barulah dapat diserap melalui tubuh.
Asam tanat dalam teh sangat mudah bersenyawa
dengan zat besi dan membentuk asam tanat feros larut yang merintangi penyerapan zat besi.
Bila tubuh orang yang kurang darah kekurangan zat besi, hemoglobin sintetis dalam tubuh bisa berkurang, dan penyakitnya bisa bertambah parah.
7. Sembelit
> Mereka pantang minum teh kental karena asam tanat dalam teh mempunyai
peran astringen, yaitu melemahkan penggeliangan saluran usus. Bila mereka nekat
minum teh kental maka penyakitnya akan semakin bertambah parah.
8. Anak-anak
> Minum teh tidak terlalu baik untuk
anak-anak, hal ini dikarenakan setelah minum teh anak-anak akan mudah terangsang semangatnya, nafsu makannya menurun, selaput lender saluran pencernaan menyusut sehingga mempengaruhi pencernaan makanan dan penyerapannya.
Asam tanat dalam teh juga dapat mempengaruhi penyerapan vitamin B dan zat besi dalam makanan sehingga mengakibatkan menurunnya hemoglobin dan menyusutnya volume eritrosit, yang akan berakibat mudah terserang anemia atau kurang darah.
9. Orang yang mempunyai tekanan darah tinggi dan mengidap jantung
> teh memang dapat membantu melindungi jantung tapi bagi yang telah terlanjur menderita penyakit jantung merek harus menghindari minum teh kental, karena kadar kafein dalam teh bisa merangsang orang dan menaikkan tekanan darahnya. Bila mereka tetap minum teh maka jantungnya akan berdetak cepat, merasa sangat gelisah bahkan mengalami arrhythmia atau tidak adanya irama jantung.
Setelah mengetahui beberapa sebab mereka pantang minum teh tentunya akan menjadi perhatian bagi kita. Walaupun teh juga mempunyai manfaat bagi kesehatan tapi efek kesehatan teh lebih bersifat sebagai preventif. Dan itupun akan berarti jika teh diminum secara teratur dan dengan takaran yang tepat.
Semoga bermanfaat
6 Responses for "Yang Ga Boleh Minum Teh"
kalo ini bener2 tulisan NON K-San hehehehe…..
padahal es teh botol adalah pelega tenggorokan…..
kapan bisa titip kalung lagih yah
kebanyakan orang sakit juga minum obat (pil/kapsul) dengan air teh. kalau penyakitnya adalah demam dan diketahui bahwa teh hanya akan memperparah demamnya, bagaimana dengan para pasien demam di banyak rumah sakit yang masih juga diberikan minum teh??
kok teh ga boleh buat penderita sakit jantung sm tekanan darah tinggi. setau saya ada penelitian teh bermanfaat buat kedua penyakit itu
apa bener sih begitu, ada sumbernya tidak?
setahu saya gangguan penyerapan zat besinya tidak significan, apalagi kalo minum tehnya 2 jam setelah makan.
Minum teh klo mereknya djanaka atau cap tong ji,rasanya nikmat bgt deh..
Leave a reply